Kamis, 09 Oktober 2014

Perencanaan Bisnis

Psi. Manajemen
Natasha Dewi R
(15512253)
3PA08


Dalam menjalankan sebuah bisnis, hal yang paling pertama dilakukan adalah merencanakan bisnis tersebut. Alangkah baiknya sebuah rencana bisnis ini dapat mencakup konsep 5W+1H agar memudahkan penjalanan bisnis tersebut. Dalam tugas ini saya akan membuat simulasi rencana bisnis saya.

1. What
Saya akan mencoba bisnis pet shop, dalam toko ini saya akan menyediakan makanan untuk binatang peliharaan, aksesoris binatang peliharaan, juga menyediakan jasa grooming dan breeding.

2. Why
Pertama, karena kegemaran saya memelihara binatang sehingga menyenangkan bagi saya untuk melakukan bisnis ini. Kemudian saya melihat peluang bisnis yg cukup besar karena di lingkungan rumah saya (di Banjarmasin) pet shop masih sangat jarang dan sulit ditemukan, apalagi masih belum ada pet shop yang menyediakan jasa grooming dan breeding di daerah Banjarmasin

3. Where
Sasaran lokasi utama saya adalah di tengah kota Banjarmasin, yang kemudian jika modal memungkinkan akan membuka cabang di wilayah wilayah Kalimantan Selatan lainnya.

4.When
Ketika saya menyelesaikan kuliah dan modal yang terkumpul sudah memadahi.

5. Who
Jika modal memungkinkan saya akan melakukan bisnis ini sendiri, namun jika dalam jangka waktu tertentu modal masih belum terkumpul maka saya akan mencari rekan bisnis, dalam hal ini saya akan mengajak orang terdekat saya yang juga menyukai binatang.

6. How
Pertama, saya akan membuka toko dan melakukan pemasaran online, pemasaran melalui spanduk yang dipasang di jalan utama, dan melalui pameran atau acara yang menampilkan fauna. Setelah itu saya akan mencoba membuka cabang di sekitar Kalimantan Selatan dan melakukan penjualan online yang melayani seluruh Indonesia

Senin, 29 September 2014

Profil PT. KAI

Nama: Natasha Dewi R
NPM: 15512253
Kelas: 3PA08
Mata Kuliah: Psikologi Manajemen



PT. KAI


Sejarah PT. KAI

Dimulai dengan pencangkulan pertama pembangunan jalan Kereta Api di desa Kemijen pada Jum'at 17 Juni 1864 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr L.A.J Baron Sloet van de Beele. Pembangunan diprakasai oleh Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschapij (NV. NISM) yang dipimpin oleh Ir. J. P. de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung (26 Km) dengan lebar sepur 1435 mm, Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867.

Sampai dengan tahun 1939, panjang jalan KA di Indonesia mencapai 6.811 Km. Tetapi pada, pada tahun 1950 panjangnya berkurang menjadi 5.910 Km, kurang lebih 901 Km raib, yang diperlukan karena dibongkar semasa pendudukan Jepang dan diangkut ke Burma untuk pembangunan jalan KA di sana.

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamir-kan pada tanggal 17 Agustus 1945, karyawan KA yang tergabung dalam Angkatan Moeda Kereta Api (AMKA) mengambil alih kekuasa-an perkeretaapian dari pihak Jepang. Pembacaan pernyataan sikap oleh Ismanggil dan sejumlah anggota AMKA lainya, menegaskan bahwa dimulai tanggal 28 September 1945 kekuasaan perkerataapian berada di tangan bangsa Indonesia. Orang Jepang tidak diperbolehkan campur tangan lagi urusan perkeretaapian di Indonesia.


Visi dan Misi PT. KAI

Visi: menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggaran dan memenuhi harapan stakeholders.

Misi: menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha penunjangnya, melalui praktek bisnis dan model organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian lingkungan berdasarkan 4 pilar utama: Keselamatan, Ketepatan waktu, Pelayanan, dan Kenyamanan


Komisaris

Sebagai BUMN PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berpedoman pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), termasuk penetapan Rencana Kerja Anggaran Tahunan juga ditetapkan dan diputuskan melalu RUPS yang unsurnya terdiri dari:

Pemegang Saham:
  Deputi Bidang Usaha Logistik dan Pariwisata
Pendamping Kuasa Pemegang Saham:
  Asisten Deputi Urusan Usaha Sarana Angkutan dan Pariwisata

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama:
  Iman Haryatna
Anggota Komisaris:
  Umiyatun Hayati Triastuti
  Abi Kusno
  Ashwin Sasongko
  Muchtar Arifin
  Leon Muhammad
  Hambra



Direksi

Presiden Director:
  Ignasius Johan
Managing Director of Commerce:
  Bambang Eko Martono
Managing Director of Operation:
  A. Herianto
Managing Director of Infrastructure:
  Slamet Suseno Priyanto
Managing Director of Rolling Stock:
  Rono Pradipto
Managing Director of Safety and Security:
  Joko Margono
Managing Director of Human Capital, General Affair, and Information Technology:
  M. Kuncoro Wibowo
Managing Director of Logistic and Development:
  Candra Purnama
Managing Director of Land and Building Assets:
  Edi Sukmoro
Managing Director of Finance:
  Kurniadi Atmosasmito


Pengusahaan Aset

Unit Pengusahaan Aset di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan satu unit yang berada di bawah Direktorat Komersial. Unit ini dibentuk untuk menyelamatkan aset tersebut sebagai pemasukan non core perusahaan, Unit Pengusahaan Aset di PT. KAI terbagi dalam dua unit kerja, yaitu Aset Railway (CA) dan Aset Non-Railway (CN)

Aset Railway (CA)
mencakup pemilahan dan pengelompokan pengusahaan aset di stasiun-stasiun, di sepanjang jalur KA yang masih aktif atau Right of Way (ROW) dan sarana untuk persewaan Kerja Sama Operasi (KSO), periklanan, dan website  serta melakukan perencanaan, penataan, dan pengembangan kawasan stasiun. Contohnya restoran, galeri ATM, dan usaha bisnis lainnya.

Aset Non-Railway (CN)
mencakup pengusahaan aset-aset rumah dinas, lahan diluar stasiun dan di luar ROW, serta sepanjang jalur KA non aktif untuk persewaan, iklan, dan KSO, dan pengembangan bisnis aset non railwat. Contohnya persewaan rumah dinas, persewaan gedung/bangunan. tanah/lahan, space iklan, lahan untuk tower, dan lahan untuk pemasangan pipa


Keuangan

Laba bersih perusahaan mencapai 425 milyar rupiah
Volume angkutan penumpang mencapai 203 juta orang
Volume angkutan barang mencapai 22 juta ton
Aset perusahaan mencapai 8.961 milyar



Analisis:

Strength (kekuatan/kelebihan):

PT. KAI adalah satu satunya perusahaan kereta api di Indonesia, sehingga tidak ada persaingan dalam pemasaran jasa kereta api. PT. KAI juga sudah hadir lama di Indonesia, tidak dipertanyakan lagi profesionalitasnya dalam menyediakan jasa, Perusahaan ini sudah pasti mengenal bagaimana mengelola kereta api dalam budaya masyarakat, juga dalam segi geografi Indonesia. Jasa yang ditawarkan pun sudah dipercaya oleh masyarakat luas, terutama masyarakat ibukota dengan kondisi lalu lintas yang padat, hal ini membuat kereta api menjadi salah satu sarana transportasi yang cepat dan hemat.

Weakness (kekurangan/kelebihan)

Banyaknya peminat kereta api membuat perusahaan ini seringkali kewalahan. Banyak pengguna jasa yang terkadang merasa kecewa dengan pelayanan kereta dari PT. KAI, seperti kurangnya kuota kereta pada jalur tertentu, atau fasilitas dalam kereta yang kurang memadahi. Beberapa juga mengeluh tentang lambannya pemesanan atau pengembalian tiket terutama dalam masa masa liburan dan hari besar, Kurangnya sdm yang memadahi membuat masyarakat kecewa dengan pelayanan kereta api satu satunya di Indonesia ini.

Oppurtunity (Kesempatan)

Sebagai satu-satunya perusahaan kereta api di Indonesia, tentu banyak kesempatan dalam operasionalnya. Ruang gerak perusahaan ini cukup luas karena tidak adanya pesaing dalam menyediakan jasa kereta api. adanya strategi pengusahaan aset memungkinkan perusahaan mendapat lebih banyak penghasilan diluar dari penghasilan penjualan tiket. Hal ini dapat membuka kesematan untuk menambah fasilitas pada pelayanan tanpa harus meninggikan harga jual tiket kereta api.

Threat (Ancaman)

Sebagai perusahaan jasa transportasi, ancaman terbesar adalah kecelakaan kereta dan berkurangnya kepercayaan masyarakat. Tidak adanya perusahaan pesain juga dapat memperlamban inovasi karena tidak ada hal yang memacu inovasi itu sendiri selain dari permintaan dan kebutuhan masyarakat. Teknologi kini semakin maju dan semakin banyak inovasi dalam pembuatan transportasi baru, ini juga akan menjadi hal yang mengancam. Mulai adanya transportasi yang lebih cepat mungkin akan memalingkan perhatian masyarakat tetrhadap kereta api.





Sumber:

www.kereta-api.co.id/
booklet Company Profile KAI 2012, link download www.kereta-api.co.id/.../company_profil...

Kamis, 24 April 2014

Kesehatan Mental, Sejarahnya dan Teori-Teori Kepribadian Sehat


Apa itu Sehat?
Menurut World Kesehatan adalah suatu kondisi sejahtera jasmani, rohani, serta sosial ekonomi. Menurut paham ilmu kedokteran, kesehatan mental merupakan suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan orang lain. Sedangkan kesehatan mental menurut Dr. Jallaludin dalam bukunya “Psikologi Agama”, kesehatan mental merupakan suatu kondisi batin yang senantiasa berada dalam keadaan tenang, aman, dan tentram, dan upaya untuk menemukan ketenangan batin dapat dilakukan antara lain melalui penyerahan diri secara resignasi (penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan). Dari beberapa definisi diatas, kita dapat memahami bahwa orang yang memiliki ketentraman, kedamaian, selalu berada dalam keadaan tenang dan aman adalah orang yang sehat secara mental, tidak memiliki keluhan, dan tidak sakit.

Pada zaman prasejarah dahulu, ditemukan manusia purba sering mengalami gangguan mental atau fisik seperti infeksi, astritis, dll. Namun belum ada teknologi dan ilmu pengetahuan yang memadahi untuk mendiagnosa ataupun menyembuhkan penyakit pada masa itu. Penjelasan alamiah tentang penyakit mental baru pertama kali ditemukan pada zaman peradaban awal, yaitu oleh Phytagoras. Hypocrates dan Plato juga turut menyumbangkan penjelasan alamiah untuk masanya. Hipocrates beranggapan bahwa penyakit atau gangguan otak adalah penyebab dari penyakit mental, sedangkan Plato beranggapan gangguan mental adalah sebagian dari gangguan moral, gangguan fisik, dan dari dewa-dewa). Seiring perkembangan zaman, pada zaman Renaissesus di beberapa negara Eropa, para tokoh keagamaan, ilmu kedokteran, dan filsafat mulai menyangkal anggapan bahwa sakit mental berasal dari dunia takhayul.

Di era pra-ilmiah terjadi perpecahan kepercayaan mengenai gangguan mental. Pada era ini masih ada beberapa yang percaya dengan adanya faktor takhayul dalam seseorang yang memiliki gangguan mental, sedangkan beberapa lainnya sudah tidak percaya dan lebih memilih untuk menjelaskan gangguan mental dengan cara ilmiah, sehingga timbul dua kepercayaan mengenai gangguan mental; kepercayaan Animisme, dan Naturalisme.

Animisme adalah faham bahwa dunia ini diawasi atau dikuasai oleh roh-roh atau dewa-dewa. Orang Yunani kuno percaya bahwa orang mengalami gangguan mental, karena dewa marah kepadanya dan membawa pergi jiwanya. Untuk menghindari kemarahannya, maka mereka mengadakan perjamuan persta dengan mantra dan kurban.

Sedangkan Naturalisme adalah faham yang berpendapat bahwa gangguan mental dan fisik itu akibat dari alam. Hipocrates (460-367) menolak pengaruh roh, dewa, atau hantu sebagai penyebab sakit. Dia mengatakan, jika anda memotong batok kepala, maka anda akan menemukan otak yang basah, dan mencium bau amis. Tapi anda tidak akan melihat roh, dewa, atau hantu yang melukai badan anda. Seorang dokter Prancis, Philipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat politik dan sosial yang baru untuk memecahkan problem penyakit mental. Dia terpilih menjadi kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris. Di rumah sakit ini, pasiennya dirantai, diikat ketembok dan tempat tidur. Para pasien yang telah dirantai selama 20 tahun atau lebih, dan mereka dianggap sangat berbahaya dibawa jalan-jalan di sekitar rumah sakit. Akhirnya, diantara mereka banyak yang berhasil, mereka tidak lagi menunjukkan kecenderungan untuk melukai atau merusak dirinya.

Pada Era Modern terjadi perubahan yang luar biasa dalam sikap dan cara pengobatan gangguan mental seiring berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika pada tahun 1783. Ketika itu Benyamin Rush (1745-1813) menjadi anggota staf medis di rumah sakit Pensylvania. Di rumah sakit ini ada 24 pasien yang dianggap sebagai lunatics (orang gila atau sakit ingatan). Pada waktu itu sedikit sekali pengetahuan tentang penyebab dan cara menyembuhkan penyakit tersebut. Akibatnya pasien-pasien dikurung dalam ruang tertutup dan sesekali diguyur dengan air. Rush melakukan suatu usaha yang sangat berguna untuk memahami orang-orang yang menderita gangguna mental tersebut melalui artikel-artikel. Secara berkesinambungan, Rush mengadakan pengobatan kepada pasien dengan memberikan dorongan (motivasi) untuk mau bekerja, rekreasi, dan mencari kesenangan.

Pada Tahun 1909, gerakan mental Hygiene secara formal mulai muncul. Perkembangan gerakan mental hygiene ini tidak lepas dari jasa Clifford Whitting Beers (1876-1943) bahkan karena jasanya itu ia dinobatkan sebagai The Founder of the Menta Hygiene Movement. Dia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi.


Menurut teori psikoanalisa, setiap individu memiliki dorongan-dorongan atau keinginan yang bersembunyi dari kesadaran individual. Jika dorongan-dorogan ini tidak disalurkan, maka dapat menyebabkan gangguan kepribadian dan juga mengganggu kesehatan mental yang disebut psikoneurosis. Dengan kata lain, mereka tidak disadari. Ini adalah ekspresi dari dorongan tidak sadar yang muncul dalam perilaku dan pikiran. Istilah “motivasi yang tidak disadari” (unconscious motivation) adalah kunci dari psikoanalisa. Menurut teori psikoanalisa, kepribadian yang sehat ialah:
1.      Jika Individu bergerak menurut pola perkembangan yang ilmiah
2.      Kemampuan dalam mengatasi tekanan dan kecemasan, dengan belajar
3.      Mental yang sehat ialah seimbangnya fungsi dari superego terhadap id dan ego
4.      Tidak mengalami gangguan dan penyimpangan pada mentalnya
5.      Dapt menyesuaikan keadaan dengan berbagai dorongan dan keinginan
Dalam aliran psikoanalisa ini dapat dibilang bahwa manusia adalah korban tekanan biologis dan konflik masa kanak-kanak. Aliran ini melihat dari sisi negatif individu, alam bawah sadar (id, ego, superego, mimpi dan masa lalu). Pandangan aliran ini hanya memberi kita sisi yang sakit atau kurang, ‘sisi yang pincang’ dari kodrat manusia karena hanya berpusat pada tingkah laku yang neurotis dan psikosis.

Aliran Behavioristik adalah aliran yang berpegang pada stimulus dan respons (S-R). Aliran ini beranggapan pikiran bukanlah bukan satu satunya subjek psikologi, dan perilaku adalah salah satu faktor kuat dalam psikis seseorang. Aliran psikologi menganggap manusia sebagai makhluk yang bersistem dan memilik respons sesuai kaidah-kaidah tertentu. Kepribadian sehat meurut aliran behaviorisme yaitu: memberikan respon terhadap faktor dari luar seperti orang lain dan lingkungannya, bersifat sistematis dan bertindak dengan dipengaruhi oleh pengalaman.

Aliran humanistik memberi tekanan pada kualitas-kualitas yang membedakan manusia dengan binatang, yaitu kebebasan untuk memilih, dan kemampuan untuk  mengarahkan perkembangannya sendiri. Banyak ahli menyebut teori tersebut sebagai self-theories karena teori-teori tersebut membahas pengalaman-pengalaman batin, pribadi, yang berpengaruh pada proses pendewasaan diri seseorang, dan pertumbuhan itu diarahkan pada aktualisasi diri. Kepribadian yang sehat menurut airan humanistik adalah:
1.      Menjalani hidup seperti seorang anak, dengan penyerapan dan konsentrasi sepenuhnya.
2.      Lebih condong untuk mencoba hal baru dibandingkan dengan bertahan dengan cara yang aman
3.      Lebih memperhatikan perasaan diri dalam mengevaluasi pengalaman dibandingkan dengan suara tradisi atau otoritas
4.      Jujur; menghindari kepura-puraan dan sandiwara
5.      Siap menjadi orang yang tidak populer
6.      Bertanggung jawab
7.      Bekerja keras untuk apa saja yang ia inginkan
8.      Mencoba mengidentifikasi pertahanan diri dan memiliki keberanian untuk menghentikannya

Sumber:
http://azriazizah0.blogspot.com/2013/03/teori-kepribadian-sehat.html

Rabu, 15 Januari 2014

Internet, Manusia dan Tinjauan Psikologisnya

Kemajuan teknologi saat ini semakin mempermudah semua orang untuk mengakses internet, kini internet tidak lagi hanya dapat diakses melalui komputer, akses internet melaluihandphone juga semakin mudah. Kemudahan ini mempunyai dampak yang sangat besar efeknya, baik efek positif maupun efek negatif.

Efek positif yang didapat karena semakin mudahnya akses internet antara lain adalah masyarakat akan menjadi lebih aware dan pintar karena informasi yang tersedia di internet, kesenjangan informasi juga akan semakin berkurang karena semua orang bisa mendapat informasi yang sama melalui internet, akan tetapi akan selalu ada dua sisi dari seemua hal, efek negatif dari internet pun tidak kalah besar dari efek positif yang diberikan.


Kemudahan akses internet apabila tidak diawasi penggunaannya akan berakibat fatal, karena bisa saja informasi-informasi yang kurang baik atau bahkan informasi yang salah bisa diakses oleh orang-orang yang tidak bisa menyaring informasi tersebut kemudian mempunyai dampak yang besar tidak hanya bagi dirinya tapi juga bagi orang lain disekitarnya.


Apabila ditinjau dari segi positif terhadap psikologis seseorang internet mempunyai dampak sebagai berikut:

a. Membuat masyarakat menjadi lebih inovatif dan kreatif karena mudahnya akses informasi yang diberikan internet.

b. Membuat masyarakat lebih sadar mengenai hal-hal yang terjadi disekitarnya.

c. Mengikis kesenjangan informasi antara masyarakat desa dan kota, karena masyarakat desa pun kini bisa mengakses informasi yang sama dengan masyarakat yang ada di perkotaan.

Sedangkan efek negatif yang diberikan internet dilihat dari psikologisnya adalah sebagai berikut:

a. Mengikis kecintaan masyarakat kepada budaya aslinya, akses mudah yang diberikan internet mengenai dunia luar bisa mempengaruhi kebudayaan suatu masyarakat.

b. Mempengaruhi pola pikir masyarakat menjadi sekularisme.

c. Merusak moral mayarakat dengan banyaknya situs porno dan perjudian.
Peran internet sebagai mediasi yang memungkinkan terbentuknya berbagai model consciousness & mendorong terbentunya collective unconsciousness


1. Tinjauan Pustaka

a. Mediasi

Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak.

b. Model of Consciousness

Model of Consciousness adalah penjelasan teoritis yang menghubungkan antara bagian kesadaran dalam otak manusia dan fenomena kesadaran.

Meskipun teori mengenai model of consciousness sangat beragam, namun benang merah dari semua pendekatan yang beragam tersebut adalah mempelajari korelasi antara aktivitas otak dan aspek kesadaran manusia.

c. Collective Unconsciousness

Adalah bagian dari psikoanalisis yang dikemukakan oleh Carl Jung, collective unconsciousnessadalah bagian dari unconscious mind yang terdapat di dalam manusia dan semua bentuk kehidupan yang memiliki sistem saraf, dan menjelaskan bagaimana struktur dari psyche secara otomatis mengorganisir berbagai macam pengalaman


4. REFERENSI

Hamilton, J. 2005. Internet: Straight to the Source. United States. ABDO Publishing
http://wwwe-psikologicomdewasacybersexh.blogspot.com/
http://syadyside.wordpress.com/2011/03/18/dampak-psikologis-dari-perkembangan-teknologi-informasi-komunikasi-dalam-situs-jejaring-sosial/

http://worldalternativeenergy.wordpress.com/2013/11/13/psikologi-dan-internet-dalam-lingkup-transpersonal-12-dampak-sosial-dari-interaksi-manusia-dan-internet/
 

Space Shuttle Template by Ipietoon Cute Blog Design